Written by Istiantoro
|
Seiring perkembangan waktu ke waktu kita menemukan bahwa pada dasarnya setiap manusia itu berbeda dari cara mereka berpikir, meresponi suatu keadaan dan mempelajari sesuatu hal yang baru. Kemampuan manusia untuk menerima sesuatu yang baru pun nampaknya berbeda. Seperti halnya siswa-siswi yang belajar di sekolah PROVIDENTIA.
Setidaknya kita dapat mengenal tiga cara belajar anak. Cara anak belajar yang pertama disebut visual, yang kedua kita sebut audio, dan yang terakhir adalah kinestetik. Ketiga cara belajar ini memiliki caranya masing-masing dalam menerima pelajaran yang baru mereka pelajari.
Visual, jenis anak dengan cara belajar seperti ini lebih suka belajar dengan melihat buku mereka masing-masing atau mereka melihat presentasi dari guru yang ada di kelas. Mereka cenderung dapat menerima suatu hal yang baru dengan menggunakan indra penglihatan mereka. Mereka perlu lihat, dan mereka perlu membayangkannya. Itulah cara belajar Visual.
Audio, jenis yang seperti ini sebenarnya hampir mirip dengan visual, namun kali ini ketika dia berhadapan dengan buku, cara belajar efektif baginya adalah melafalkan kata demi kata agar telinganya dapat mendengar apa yang ia perkatakan. Cara belajar lainnya adalah dengan memperhatikan presentasi guru, dia fokus mendengarkan akan apa yang gurunya katakan.
Kinestetik, adalah sebuah gaya belajar yang dimana dalam pembelajarannya bukan hanya di lihat atau didengar, namun dilakukan, dirasakan pribadi atau bisa saja di praktekan. Sebagai contoh ketika seorang siswa sedang belajar untuk menghapal, seorang kinestetik akan sangat terbantu apabila dia menghapal dengan cara menulis kembali apa yang dia hapalkan di sebuah kertas.
Sekolah PROVIDENTIA di lengkapi dengan fasilitas terbaru, dapat menggabungkan 3 jenis cara belajar diatas dalam satu kelas yang sama sehingga setiap anak bisa hampir dipastikan dapat menerima pelajaran dengan baik.
|



No comments:
Post a Comment